Joged Bungbung Kompilasi Terbaru 2016 (Full) HD ❀ Joget Bumbung #22 ❀ Balinese Traditional Social Dance Hot & Sexy ❀ إندونيسيا بالي رقص مثير الاجتماعي بنات ساخن جدی
Joged Bumbung atau Joget Bungbung merupakan tari pergaulan yang sangat populer di Bali, tari ini memiliki pola gerak yang agak bebas, lincah dan dinamis, yang diambil dari Legong maupun Kekebyaran dan dibawakan secara improvisatif.
Biasanya dipentaskan pada musim sehabis panen, hari raya, dan hari penting lainnya. Tari joged ini merupakan tarian berpasangan, laki-laki dan perempuan dengan mengundang partisipasi penonton. Tarian ini juga membutuhkan kelincahan gerak tubuh dan mata dari penarinya.
Tarian ini diiringi dengan gamelan Tingklik bambu berlaras Slendro yang disebut Grantang atau Gamelan Gegrantangan. Tarian ini muncul pada tahun 1946 di Bali Utara dan kini Joged Bumbung dapat dijumpai hampir di semua desa dan merupakan jenis tari joged yang paling populer di Bali.
Semua tari Joged (kecuali Joged Pingitan yang memakai lakon Calonarang), selalu ada bagian paibing-ibingannya yaitu tarian bermesraan. Diawali dengan penari joged memilih penonton laki-laki yang diajak menari bersama-sama di atas pentas.
_____________________________________________________________________________________________________________________________________
Joged is a style of dance from the Island of Bali. The term Joged or Joget is also a common word for dance in Indonesia. The dance is typically accompanied by a gamelan ensemble of bamboo instruments called a gamelan joged bumbung. Balinese Joged dance is not a religious and ritual one, it is social dance for entertainment purposes only. During a Joged performance, a single or several female dancers will perform and invited male audience to dance with them. The dance often involving erotic movements and teasing, ranged from humorous to seducement interactions between the dancers with their male counterpart. The dance is quite comparable with other Indonesian dance traditions; such as those of Javanese Ronggeng, Sinabun, Buleleng and Sudanese Jaipongan.
On the other hand, Balinese dances is a very ancient dance tradition that is part of the religious and artistic expression among the Balinese people of Bali island, Indonesia. Balinese dance is dynamic, angular and intensely expressive. Balinese dancers express the stories of dance-drama through the bodily gestures including gestures of fingers, hands, head and eyes.
There is a great richness of dance forms and styles in Bali; and particularly notable are those ritualistic dance dramas which involve Rangda, the witch, and the great beast Barong. Most of dances in Bali are connected to Hindu rituals, such as the Sanghyang Dedari sacred dance than invoked hyang spirits that believed to possess the dancers in trance state during the performance. Other Balinese dances are not linked to religious rituals and created for certain purposes, such as Pendet welcoming dance and Joged dance that is social dance for entertainment purpose.
The dance you're watching is not a true "Balinese", it is Joged or Joget.