TRIBUNNEWS.COM, AS - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan seharusnya tidak ada toleransi terhadap pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap tahanan manapun.
Hal itu disampaikan pejabat AS setelah muncul rekaman terbaru menunjukkan tentara Israel memperkosa seorang tahanan Palestina di kamp penahanan Sde Teiman.
Miller mengatakan video dan laporan pelecehan seksual di pusat penahanan Israel yang terkenal itu sungguh mengerikan dan menambahkan bahwa hak asasi manusia para tahanan perlu dihormati.
Ketika ditanya tentang reaksi politisi sayap kanan Israel yang memprotes penangkapan tentara yang diduga memperkosa tahanan Palestina, dengan beberapa anggota parlemen berusaha membenarkan pemerkosaan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, media Israel Channel 12 merilis sebuah video yang diduga memperlihatkan tentara Israel perkosa tahahan Palestina di pusat penahanan Sde Teiman.
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan penyelidikan atas video tersebut.
Namun Smotrich bukannya menyerukan penyelidikan untuk keadilan korban, tetapi untuk mencari tahu siapa yang membocorkan video tersebut.
Melalui akun X-nya, Kamis (8/8/2024), Smotrich menyebut bocornya video tersebut dapat merusak citra Israel di mata dunia
Sejak perang Israel di Gaza dimulai pada bulan Oktober 2023 lalu, banyak warga Palestina yang ditahan di Sde Teiman mengatakan mereka mengalami pelecehan seksual oleh pasukan, mengutip Middle East Eye.
Namun tidak seorang pun ditangkap atas kekerasan seksual tersebut.
Barulah pada 29 Juli, polisi militer menyerbu fasilitas tersebut, bentrok dengan para prajurit, dan menahan para tentara yang diduga melakukan kejahatan itu.
Insiden tersebut menimbulkan reaksi keras di Israel, dengan massa sayap kanan, yang termasuk seorang anggota parlemen dan menteri, menyerbu pusat penahanan dan pengadilan militer sebagai protes terhadap penangkapan tersebut.
Kemudian pada hari Selasa (6/8/2024), Channel 12 merilis sebuah video yang diduga memperlihatkan momen ketika warga Palestina tersebut dilecehkan secara seksual oleh para tentara.
Tahanan Palestina itu dibawa ke rumah sakit lapangan di Sde Teiman dengan usus pecah, cedera parah pada anusnya, kerusakan paru-paru, dan tulang rusuk patah, menurut laporan media.
Rekaman yang dirilis oleh Channel 12, diambil dari bukti yang digunakan dalam penyelidikan, menunjukkan para tahanan Palestina tergeletak di lantai dengan tangan dan mata tertutup.
Sekelompok tentara kemudian terlihat membawa salah satu tahanan ke samping, lalu melancarkan aksi mereka dengan ditutupi perisai antihuru-hara.
Para tentara cadangan tersebut adalah anggota Force 100, sebuah unit yang bertugas menjaga para tahanan di Sde Teiman.
Menurut Channel 12, saat menjalani tes poligraf, para tersangka ditemukan berbohong telah melakukan rudapaksa.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS Kecam Kelakuan Tentara Israel Perkosa Tahanan Palestina, Terekam CCTV, https://www.tribunnews.com/internasio....
Penulis: Hasanudin Aco
Editor Video; Tegar Melani