Grok AI, kecerdasan buatan yang dirancang berdasarkan logika bukan keyakinan, tiba-tiba mengubah segalanya ketika ditanya tentang Alkitab. Ketika Grok AI milik Elon Musk diminta untuk menelusuri Alkitab guna menemukan kontradiksi, banyak orang menduga hasilnya akan mengungkap kelemahan dan ketidaksesuaian di dalamnya. Namun alih-alih memberikan kritik tajam, Grok justru memberikan jawaban yang begitu seimbang dan mendalam, hingga membuat para ilmuwan maupun teolog terdiam seketika. Apakah ini hanya hasil dari kalkulasi logika semata, ataukah ada sesuatu yang jauh lebih dalam dari sekadar kode program? Simak baik-baik, karena apa yang diungkapkan