Imbas Harga Kedelai yang Meroket, Perajin Tahu Tempe di Pulau Jawa Mogok Produksi selama 3 Hari

Опубликовано: 27 Июль 2026
на канале: Tribunnews
2,551
17

TRIBUN-VIDEO.COM - Perajin tahu dan tempe di sejumlah wilayah di Pulau Jawa melakukan aksi mogok produksi pada Senin (21/2) hingga Rabu (23/2).

Aksi mogok produksi ini dipicu lantaran harga kedelai di pasaran semakin melambung tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo), Aip Syaifuddin.

“Rencananya 21, 22, 23 Februari (aksi mogok dilakukan), kalau pemerintah tidak mengabulkan tuntutan kami,” ujar Aip, Minggu (20/2/2022)

Aip mengatakan, harga kedelai di pasaran saat ini menembus angka Rp 11 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp 9 ribu per kilogram.

Dengan adanya aksi mogok ini, para perajin tahu dan tempe menuntut pemerintah untuk menstabilkan harga kedelai di pasaran.

Dikutip dari TribunJabar.id, aksi mogok produksi ini salah satunya terlihat di Bandung, Jawa Barat.

Sejumlah produsen tahu dan tempe di Bandung mulai melakukan aksi mogok produksi.

Ketua Koperasi Produsen Tahu Tempe Kabupaten Bandung, Ghufron Cokro Valentino mengatakan, pihaknya hanya mengikuti apa yang menjadi imbauan Kopti nasional.

“Untuk aksi besok (hari ini) itu kan yang ada di seluruh Indonesia, karena kan ini mogok nasional, kami ini organisasi ya jadi ada garis komando, bagaimana kami turut dan patuh komando dari atas,” ujar Ghufron pada Minggu (20/2/2022).

Namun pihaknya tak memaksakan apabila ada perajin tahu tempe yang masih ingin memproduksi.

“Di Kabupaten Bandung jelas lebih banyak yang mogok karena surat edaran tentang pemberhentian itu telat datangnya dan saya sudah sampaikan ke seluruh pengrajin tahu tempe di Kabupaten Bandung, mau mogok atau tidak diserahkan kepada masing-masing,” tutur Ghufron.

Sementara itu di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, sejumlah pedagang sayuran keliling tidak menjual tahu dan tempe.

Hal ini diungkapkan oleh Rina, seorang penjual sayuran di wilayah tersebut.

Ia menyebutkan jika kemarin tempe dan tahu masih ada di kedainya.
Namun hari ini, dua produk berbahan kedelai tersebut tidak lagi tersedia.

"Hari ini gak ada mbak. Tapi kalau kemarin ada. Hari ini banyak pembeli yang nanyain. Dari luaran juga banyak," ungkap Rina saat diwawancarai Tribunnews di Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (21/2/2022).

Rina mengungkapkan, hal tersebut cukup berdampak pada penjualannya.

Menurutnya, kelangkaan tahu dan tempe ini akan mengakibatkan harganya menjadi naik dalam waktu dekat.

(Tribun-Video.com/TribunJabar.id)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Hari Ini Pengrajin Tahu Tempe di Bandung Mulai Mogok Produksi, https://jabar.tribunnews.com/2022/02/....
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto

==

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengrajin Mogok Produksi, Penjual Sayur dan Harian pun Tak Berjualan Tahu dan Tempe, https://www.tribunnews.com/bisnis/202....
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Choirul Arifin