Fakta Foto Sosok Hantu Pocong Menjaga Portal Viral hingga Korea Selatan

Опубликовано: 13 Октябрь 2025
на канале: TRIBUNWOW OFFICIAL
5,640
46

TRIBUN-VIDEO - Foto dua sosok pocong sedang duduk di depan sebuah gapura desa viral di media sosial.

Dalam kabar yang beredar, disebutkan keberadaan dua pocong itu untuk menakut-nakuti warga agar tak keluar rumah saat pandemi Virus Corona berlangsung.

Bahkan  berita ini sempat ditayangkan oleh media Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Dilansir oleh Kompas.com, foto itu rupanya diambil pada 2019 di Dukuh Kesongo RT 002, RW 001, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Hal ini diungkapkan oleh seorang tokoh pemuda Desa Kepuh, Anjar Panca saat dikonfirmasi pada Kamis (2/4/2020).

Anjar mengatakan foto tersebut diambil saat malam satu Suro dan hanya iseng semata.

"Foto viral itu sebenarnya kejadian tahun 2019. Itu foto pas malam satu Suro. Kebetulan tirakatannya (malam satu Suro) di situ. Itu iseng-isengnya anak-anak saja," kata Anjar.

Lantaran ramai #KarantinaWilayah sejak pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, kemudian banyak kampung ramai yang membuat portal karantina.

Foto pocong duduk itu pun kembali diunggah oleh warga setempat di media sosial dengan tulisan 'portal anti mainstream' dan akhirnya viral di media sosial.

Bahkan, beberapa pemberitaan media menuliskan foto pocong itu berada di sebuah desa di Purworejo, Jawa Tengah.

Sebuah media di Korea Selatan memberitakan foto tersebut dengan menuliskan judul ‘Pencegahan Covid-19, Desa di Indonesia Sampai Dijaga Hantu Pocong’ dalam tulisan berhuruf Hangul.

Media tersebut juga menggambarkan sosok pocong yang merupakan 'gwisin' atau hantu asal Indonesia.

Lantaran ramai, warga setempat kemudian merealisasikan kegiatan tersebut.

"Keterangan di pemberitaan menyebutkan keterangan foto itu berada di Tukrejo, Purworejo. Karena sudah terlanjur ramai dan kita lihat responnya positif dari warganet akhirnya kita merealisasikan kegiatan itu," ungkap Anjar.

Melalui koordinasi dengan pemerintah desa, akhirnya merealisasikan kegiatan pocong portal tersebut secara langsung di dusun itu pada Senin (30/3/2020) malam dengan tujuan agar anak-anak menerapkan jam belajar dan tidak keluar rumah.

"Kita realisasikan pocong portal beneran ini Senin malam kemarin di jalan masuk di kampung, bukan di gapura masuk seperti di foto yang viral. Itu kita mulai jam 7 sampai jam 9 malam. Penting anak tidak main di luar karena masa libur sekolah," terangnya.

Karena foto itu viral, akhirnya banyak warga maupun pengguna jalan yang melintas di jalan dukuh tersebut penasaran.

Sehingga banyak warga yang menyaksikan keberadaan pocong portal itu.

Pocong portal yang seharusnya untuk menakuti anak-anak supaya tidak keluar rumah justru membuat banyak warga berbondong-bondong datang ke dusun tersebut.

"Tujuannya biar warga di rumah. Tapi malah banyak warga yang menonton. Akhirnya sepakat untuk sementara kita hentikan karena malah mengundang massa. Takutnya terjadi kesalahan," ungkap dia.

Dikatakan, keberadaan pocong portal ini dengan tujuan untuk membantu pemerintah supaya warga tidak keluar rumah selama pandemi wabah Virus Corona.

Tetapi, karena jadi tontonan banyak orang, sementara dihentikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Foto 2 "Pocong" Duduk di Gapura Desa di Sukoharjo, Ini Penjelasannya", https://regional.kompas.com/read/2020....