Sebagian warga suku Batak menganggap Guru Tatea Bulan adalah leluhur yang suci. Berada di rumah persembahan Guru Tatea Bulan di Pusuk Buhit di Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Sumut, diibaratkan sebagai sebuah pertemuan antara nenek moyang dan para cucunya.
Saat berdoa, biasanya menggunakan sirih sebagai tanda penghormatan dan penghaturan doa kepada Guru Tatea Bulan.