Seorang kakek tua renta di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat digugat oleh anak kandungnya ke pengadilan. Sang anak tak terima ayahnya menjual tanah yang bakal jadi warisannya.
Gugatan yang dilakukan putri sulung sang kakek tua renta itu gara-gara tanah warisan 20 are.
Tanah warisan yang disengketakan terpaksa dijual ke orang lain lantaran putri sulung yang melakukan gugatan tidak pernah merawatnya. Kini kasusnya tengah ditangani Pengadilan Negeri Selong.