Bikin Konten Live Bugil, Raup Keuntungan 15 Juta Per Bulan
TRIBUNGAYO.COM - Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap dua perempuan membuat konten live bugil pornografi di aplikasi Live Streaming Dream Live.
Dua perempuan pembuat konten pornografi live bugil berinisial LS (21) dan PP (19) yang berperan sebagai host di aplikasi tersebut pada Selasa, (14/3/2023).
Lalu, dua perempuan itu berperan sebagai host di bawah agensi bernama INFINITY 4EVER yang tengah melakukan aksi live bugil di depan publik melalui aplikasi live streaming tersebut.
Dalam aksinya, dua host perempuan cantik itu melakukan live bugil nampak meliuk-liuk sembari memainkan alat vital bagian atas dan alat intimnya.
Dari hasil penyelidikan, aksi dua perempuan itu sudah berlangsung selama lebih dari tiga bulan dan mendapat keuntungan sebesar Rp6 juta sampai Rp15 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan mengatakan bahwa penangkapan itu bermula saat Unit Krimsus Subnit Cyber Crime Polres Metro Jakarta Barat melalkukan patroli cyber dan mendapati dua akun tengah melakukan aksi telanjang di depan publik melalui aplikasi live streaming, Rabu (8/3/2023).
Dilansir dari Kompas.com, Saat melakukan investigasi lanjutan, penyidik menemukan dua akun @upil dan @yayang tengah melakukan aksi pornografi hingga bertelanjang di depan publik lewat aplikasi live streaming, Rabu (8/3/2023) lalu.
Lalu, Penyidik yang melakukan pengembangan lantas bisa meringkus dua perempuan sebagai host tersebut di lokasi berbeda.
"Dari aplikasi tersebut, personel saya perhatiannya melakukan pengungkapan dan akhirnya diamankan tiga orang pelaku. Tiga pelaku itu kami amankan di beberapa tempat berbeda," terang Andri.
Andri mengungkapkan, pemilik akun @upil merupakan tersangka PP yang ditangkap di kawasan Pondok Aren Kota, Tangerang Selatan.
Sementara untuk pemilik akun @yayang adalah LS, yang ditangkap di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Diketahui, dua perempuan tersebut berada di bawah agensi bernama INFINITY 4EVER yang dikepalai oleh DSP (33).
Lalu untuk DSP yang merupakan pemilik agensi, dia ditangkap di Pulogadung, Jakarta Timur.
"Ada 14 barang bukti, mulai dari pakaian yang digunakan pada saat live, kemudian handphone, buku, serta hasil screenshot pornografi," paparnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, ketiganya mendapat keuntungan antara Rp6 juta sampai Rp15 juta dari setiap kegiatan.
Selain tiga pelaku yang telah ditangkap, polisi juga telah mengidentifikasi delapan orang lain yang turut berperan sebagai host.
Saat ini, keberadaan kedelapan orang tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.
Atas perbuatanya itu, polisi menjerat LS, PP, dan DSP dengan Pasal 34 juncto pasal 8 dan/atau pasal 36 juncto pasal 10 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dan/atau pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.
Andri mengatakan, para tersangka pembuat konten dan aksi pornografi tersebut terancam pidana 5 tahun penjara.
#livedewasa #livestream #live #livedream
Narator : Intan Mutia
Editor : Fachri Zikrillah
Berita Update Lainnya di https://tribungayo.com/ dan https://news.google.com/publications/...
==============================================
Suderengku, jangan lupa LIKE, COMMENT, SHARE dan SUBSCRIBE.
Follow akun Instagram / tribungayocom
Follow dan like fanpage Facebook / officialtribungayo
Follow akun TikTok / tribungayocom
Follow akun Twitter / tribungayo_ofc