Warga Malaysia kagum dengan kemajuan Indonesia setelah banyak yang mencoba Kereta Cepat Whoosh, karena di malaysia tak punya kereta cepat. Namun, baru-baru ini media Malaysia mengklaim bahwa wisatawan mereka adalah "penyelamat" Kereta Cepat Indonesia dari kerugian, seolah-olah tanpa mereka, Whoosh sudah bangkrut. Klaim ini memicu perdebatan panas. Faktanya, menurut data resmi, penumpang asal Malaysia hanya menyumbang sekitar 1,8 persen dari total penumpang Whoosh. Artinya, kontribusi mereka sangat kecil dan tidak menentukan. Indonesia membuktikan bahwa keberhasilan Whoosh murni didukung oleh antusiasme dan kebutuhan rakyatnya sendiri, bukan bergantung pada negara lain
▬▬▬▬
Copyright Disclaimer :
Under section 107 of the Copyright Act of 1976
Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use,
Permitted by Copyright Statute.
Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report,
interpretation etc.
Isi video yang direaksi merupakan hak milik dari channel asli.
Kami tidak bertanggungjawab terhadap komentar dan respon penonton. Untuk itu Berikan komentar yang membina, positif, dan selalu menjaga hubungan persaudaraan. Kami tidak dapat memantau semua komentar anda sehingga komentar anda adalah tanggung jawab anda sendiri.