Usai tim Ekspedisi Indonesia Baru merekam nasib pulau-pulau kecil akibat Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel yang ada di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, kali ini keempat ekspeditor akan menelusuri lebih jauh tentang dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas industri pertambangan dan pengolahan bijih nikel.
Yusuf dan Farid bercerita tentang kawasan karst atau perbukitan kapur yang membentang di sepanjang wilayah Desa Sagea, Weda, dimana benteng alami keragaman hayati dan sumber mata airnya tengah terancam konsesi pertambangan hingga berakibat banjir.
Sedangkan Ben dan Dandhy, meliput bagaimana warga yang tinggal di pulau kecil seperti Wawonii, Sulawesi Tenggara, kehilangan banyak sumber penghidupan seperti air dan lahan pertanian yang secara turun-temurun telah menghidupi mereka.
Seperti apa kisahnya?
Cerita selengkapnya, di serial perjalanan Ekspedisi Indonesia Baru #33 - Prahara Nikel.
#ekspedisi #IndonesiaBaru #jurnalisme #serialdokumenter #hilirisasinikel #ekologis #pulaukecil
___________________________________________________________________________
Buku #ResetIndonesia sudah bisa dipesan!
Dapatkan di toko buku kesayangan Anda, atau hubungi +6281510473194. Anda juga bisa dapatkan buku #ResetIndonesia di marketplace berikut:
Marketplace Buku #ResetIndonesia
Tokopedia Patjar Merah:
https://www.tokopedia.com/patjarmerah...
Shopee Patjar Merah:
https://shopee.co.id/product/29319871...
Mari mulai perubahan besar sejak dalam pikiran.
___________________________________________________________________________
Untuk melanjutkan produksi serial Ekspedisi Indonesia Baru, kami menerima dukungan dari penonton dalam bentuk "tiket sukarela" yang dapat dikirim melalui:
Koperasi Ekspedisi Indonesia Baru
Bank Mandiri
1850004410798
OVO: 0823 2301 8859
DANA: 0823 2301 8859
SHOOPEPAY: 0823 2301 8859
Social Media
YouTube: / @idbaruid
Instagram: idbaruid
Twitter: idbaruid
TikTok: idbaruid