Di video ini, kita akan membahas dari instalasi paket dasar hingga konfigurasi sharing file menggunakan Samba Server. Anda akan belajar cara membuat tiga jenis file share utama:
📁 Public: Dapat diakses oleh siapa saja.
📁 Read-Only: Hanya dapat dilihat, tidak bisa diedit.
📁 Private: Hanya dapat diakses dengan username dan password tertentu.
Penjelasan Singkat Konfigurasi Samba (smb.conf)
[public]
path = /samba/public (Lokasi folder di server Debian.)
-browseable = yes (Share terlihat di jaringan.)
readonly = no (Klien diizinkan menulis dan mengedit file.)
guest ok = yes (Tamu diizinkan masuk tanpa password.)
create mask = 0777
directory mask = 0777
(Memberi izin penuh (baca/tulis/eksekusi) untuk file/folder baru kepada semua orang.)
[read]
path = /samba/read (Lokasi folder di server Debian.)
browseable = yes (Share terlihat di jaringan.)
readonly = yes (Klien hanya bisa membaca (tidak bisa menulis/mengedit))
guest ok = yes/no (Mengatur apakah tamu bisa melihat atau perlu login (tergantung pilihan Anda))
create mask = 0755
directory mask = 0755
(Izin default untuk file/folder (pemilik penuh, lainnya hanya baca))
[private]
path = /samba/private (Lokasi folder di server Debian.)
browseable = yes (Share terlihat di jaringan.)
readonly = no (Klien yang sah diizinkan menulis dan mengedit.)
guest ok = no (Tamu dilarang masuk (wajib login))
valid users = admin11 (Hanya user 'farah' yang diizinkan mengakses share ini.)
create mask = 0770
directory mask = 0770
(Hanya pemilik dan grup yang memiliki izin penuh; lainnya nol.)
NOTE :
Pada pengujian folder private di file explorer, saya bisa langsung masuk tanpa harus memasukkan username dan password lagi karena Folder private telah berhasil dikonfigurasi untuk hanya dapat diakses oleh User laylaa. Setelah User laylaa berhasil masuk ke server 192.168.20.1 pada koneksi awal, client Windows secara otomatis menyimpan dan menggunakan kembali kredensial tersebut untuk mengakses folder private. Ini adalah perilaku normal dari sistem operasi Windows (manajemen sesi jaringan) dan membuktikan bahwa konfigurasi valid users = laylaa pada Samba telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan