Halo Bersinar Project,
Kita sudah menjalani pandemi ini selama dua tahun dan, sebagai angkatan pertama yang terdampak pandemi ini, kalian merasakan betul betapa belajar menjadi sesuatu yang cukup menantang. Namn, seperti yang sering saya bilang sejak awal saya kenal kalian — dan mungkin kalau kalian ingat — kalian adalah orang-orang (generasi) yang sangat adaptif. Enggak peduli seberat apa tantangan yang ada di depan mata, kalian akan hadapi — dan itu berhasil. Enggak terasa, sekarang kalian sudah di penghujung semester III perkuliahan. Mungkin dua tahun lalu kalian cuma bermimpi bisa menjadi mahasiswa di jurusan di kampus yang kalian impikan, tetapi sekarang kalian di sini.
Bagaimanapun ada yang lebih luar biasa daripada sekadar mendapatkan kampus impian. Kalian, sekumpulan orang yang mungkin sebagian besar bahkan belum pernah bertemu langsung satu sama lain, punya visi dan kalian disatukan oleh visi tersebut, mendirikan apa yang kita kenal sekarang sebagai Bersinar Project.
Ketika saya bilang bahwa saya bangga sama anak-anak “generasi pandemi”, khususnya angkatan 2020, itu bukan sekadar “lip service”. Saya menyaksikan sendiri bagaimana angkatan 2020 jatuh-bangun setahun lalu, tetapi kemudian di antara orang-orang ini, ada yang berinisiatif untuk membuat platform kolaborasi belajar untuk persiapan ujian masuk perguruan tinggi negeri karena kalian tahu bahwa masuk PTN itu enggak mudah, apalagi semasa pandemi ini.
Banyak orang, khususnya anak muda, bermimpi membuat perubahan, tetapi “syarat dan ketentuan berlaku”. Dalam arti, oh nanti aja ketika saya sudah dewasa, oh nanti saja ketika saya sudah lulus kuliah, oh nanti saja saya mau mau mengembangkan jaringan dan pengalaman dulu — enggak salah sih, toh tiap orang punya prioritas masing-masing. Namun, sebetulnya, perubahan itu enggak harus selalu menunggu “nanti” karena mungkin ketika “nanti” kita siap, tantangannya tak lagi sama. Zaman berganti, generasinya pun berganti.
Namun kalian, teman-teman Bersinar Project, justru mau dengan penuh semangat membuat suatu platform yang dampaknya betul-betul luar biasa. Kalian membuat kelas-kelas belajar, padahal kalian sendiri pun masih harus mempelajari segudang materi perkuliahan, bahkan ada juga yang sudah mulai aktif ikut kegiatan ini-itu.
Hari ini, tepat satu tahun Bersinar Project berdiri. Bagaimanapun, saya percaya bahwa untuk membangun kegiatan, program, atau organisasi yang berkelanjutan, setidaknya kita butuh tiga tahun. Tahun pertama adalah tahun yang krusial karena di situlah bagaimana kita menampilkan eksistensi organisasi dan bagaimana kita menanamkan nilai-nilai yang kita anut dalam organisasi. Artinya, internalisasi dalam organisasi kepada seluruh tim harus kuat, sementara seluruh kegiatan harus dibuat secara konsisten. Tahun kedua, ini waktunya evaluasi. Pengalaman pada tahun pertama pastinya enggak semuanya bisa diteruskan. Ibarat kita bangun pesawat, tahun pertama itu kita mengaplikasikan apa yang ada dalam cetak biru menjadi pesawat sungguhan dan uji coba pesawat. Tahun kedua, pesawat sudah terbang, tatapi pasti masih ada pengaturan atau “settings” yang harus disesuaikan. Ada yang harus ditambah, ada yang harus dikurangi. Begitu juga dalam tubuh kepengurusan, mungkin ada yang perannya diubah, ada yang ditambah, ada yang dikurangi. Selain itu, tahun kedua adalah waktunya untuk terus berinovasi. Ini penting supaya citra organisasi makin kuat. Ketika nanti masuk tahun ketiga, organisasi sudah makin kokoh. Nilai-nilainya sudah ada, pengalaman sudah ada, program-program yang dijalankan sudah makin konsisten, dan itulah waktunya terbang lebih tinggi.
Teman-teman Bersinar, pastinya ada banyak hal tidak menyenangkan di negeri ini. Kalau kita bicara soal pendidikan, rasanya masalah pun enggak akan ada habisnya. Namun, seperti kata papatah Cina: “It is better to light a candle than curse the darkness”. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Mengkritik itu mudah, tetapi terlibat dalam perubahan, bahkan berkontribusi terhadap kemajuan dan menjadi agen perubahan sesungguhnya itu enggak mudah. Hanya orang-orang yang betul-betul tulus yang mau memenuhi panggilan semacam itu. Artinya, ini semua soal panggilan hati. Karena itu, banggalah — kalian adalah orang-orang yang terpanggil hatinya dan mau berkontribusi nyata untuk negeri ini. Jangan pernah anggap remeh sekecil apa pun kontribusi yang kita lakukan. Hal-hal kecil yang dilakukan bersama-sama akan berdampak besar. Kalian bukan cuma agen-agen perubahan, melainkan juga para inspirator.
Selamat ulang tahun yang pertama untuk Bersinar Project, saya bangga sekali dengan kalian semua. Semoga Bersinar Project makin besar, makin eksis, bisa menjangkau lebih banyak orang. Saya pikir itu juga jadi harapan teman kita, Mazzy, dan saya percaya Mazzy juga bangga melihat kalian semua, teman-temannya bisa meneruskan proyek yang luar biasa ini.
Sukses terus untuk kalian semua, para pengajar muda, pemuda-pemudi kebanggaan bangsa.