Dalam Islam, sholawat adalah bentuk doa dan pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ, yang dianjurkan sebagai amalan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Mengenai niat bersholawat "karena dunia," ada beberapa poin yang perlu dipahami:
Keutamaan Niat dalam Ibadah Dalam Islam, niat adalah inti dari setiap ibadah.
Nabi Muhammad ﷺ bersabda:"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)Bersholawat sebaiknya diniatkan karena mengharap ridha Allah, mencintai Nabi Muhammad ﷺ, dan sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah, bukan semata-mata demi urusan duniawi.
Doa dan Harapan Duniawi Boleh Disisipkan Tidak salah jika seseorang bersholawat sambil berharap kebaikan dunia, seperti rezeki, kesehatan, atau kemudahan hidup, asalkan itu tidak menjadi tujuan utama.
Allah sendiri mengizinkan umat-Nya untuk berdoa meminta kebaikan dunia dan akhirat, seperti dalam doa:"Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah waqina 'adzaban-nar."(QS. Al-Baqarah: 201)
Hadits tentang Manfaat SholawatRasulullah ﷺ bersabda:"Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali lipat." (HR. Muslim)
Sholawat membawa keberkahan di dunia dan akhirat. Jadi, ketika bersholawat, niatkan untuk mendapatkan keridhaan Allah, cinta kepada Rasulullah ﷺ, dan semoga keberkahan itu meliputi urusan dunia dan akhirat kita.
Kesimpulan
Bersholawat karena dunia (seperti rezeki atau keberkahan) diperbolehkan selama niat utamanya tetap karena Allah dan mencintai Nabi Muhammad ﷺ. Namun, sangat dianjurkan agar fokus utama tetap mengharapkan kebaikan akhirat, sehingga keberkahan dunia yang diharapkan menjadi bonus dari niat ibadah yang lurus.
#sholawat #JanganLupaSholawat