Banjir yang melanda warga masyarakat pesisir di Desa Eretan, biasa disebut Rob, yakni air laut pasang diketahui ketinggian permukaan air laut pasang dipicu karena curah hujan yang terus menerus. Mengakibatkan air itu naik ke permukiman warga karena ombak yang begitu besar membawa air laut ke pedesaan. Maka terjadilah banjir di lokasi pemukiman penduduk pesisir, seperti salah satu di Blok KEBON 1 RT 04 RW 06 Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat yang terkena Rob dengan ketinggian air laut yang masuk di Desa kisaran 50 cm dampak Rob, menurut Warga Bapak Carnita, pasalnya kurangnya perhatian Pemerintah untuk pembangunan abrasi yang lebih kokoh atau salah satunya disebabkan minimnya pepohonan mangrove sebagai penahan abrasi,” Ungkapnya, Minggu. 6/12/2020.