Katanya jualan di sosmed lebih cepet laku soalnya bisa tembus FYP. Tapi kok seringnya anyep?
Coba benahi dulu, barangkali...
👉 Sosmedmu Belum Punya Audiens
Kalo sosmedmu belum punya audiens, mau jualan ke siapa? Mungkin followers ada, tapi yang bener-bener engage sama akunmu, apakah ada? Kalau casemu seperti ini, fokus dulu membangun audiens di sosmed. Cara cepetnya bisa pakai ads atau boosting post dan endorse ke beberapa nano influencer. Untuk cara organiknya, bikin konten trending di TikTok, Twitter (X), atau Reels untuk memperbesar peluang FYP. Pastikan kontenmu nyambung sama produk yang dijual.
👉 Gak Konsisten Ngonten
Minggu ini rajin ngonten, eeh minggu depannya tiba-tiba libur gak posting apa-apa. Kalau gini, kamu akan kesulitan ngebangun bonding sama audiens, dan akhirnya akunmu dianggap gak aktif sama mereka. Mereka gak percaya sama akunmu dan lari ke kompetitor deh. Sayang banget kan?
👉 Konten Organik Kurang Works
Udah konsisten posting, ngikutin yang viral-viral, tapi masih sepi aja? Bisa jadi topik konten yang kamu bahas terlalu umum, terlalu 'mainstream', nggak nyambung sama minat mereka, atau nggak ada 'value'nya. Mulai bikin konten yang gak cuma menarik, tapi bermanfaat bagi audiens. Minimal ada 'lesson learned' yang bisa dipetik sama mereka, lalu jadikan produkmu sebagai solusi.
👉 Produk yang Dijual Kurang Potensial
Bisa jadi bukan salah kontennya, tapi produkmu yang memang kurang potensial untuk dijual di social media. Produk yang dijual di social media kebanyakan produk yang unik, bersifat 'FOMO', dan membuat orang-orang impulsif, contohnya fashion, skincare, dan gadget. Bukannya nggak cocok dijual di sosmed, tapi carilah keunikan dari produkmu yang bisa dijadikan nilai jual untuk menarik perhatian audiens.
Semoga social mediamu jadi ladang cuan!! 💸💸
#jualandisocialmedia #jualandimedsos #jualandisosmed #tipsjualandisosmed #marketingstudio