Ride and Camp , Explore Riam dan Bukit Telogah

Опубликовано: 06 Апрель 2026
на канале: NRP Expedition Journal
181
8

Menembus Kabut Petualangan Menuju Bukit Talogah: Sebuah Kisah dari Kopdargab HWBC Kalbar 2024

Pagi itu, 15 September 2024, langit Kalimantan Barat masih menyisakan kabut tipis ketika deru mesin Honda CT100 mulai mengisi udara pagi. Motor mungil yang dikenal tangguh dan irit itu bukan hanya kendaraan, tapi sahabat setia dalam menjelajahi belantara Borneo. Pukul 08.00 WIB, mesin dihidupkan dan petualangan dimulai. Tujuan: Kopdargab HWBC Kalbar di Sanggau—sebuah momen temu akbar yang ditunggu-tunggu oleh para penjelajah roda dua.

Namun perjalanan tak langsung dimulai dengan kecepatan penuh. Seperti alunan intro lagu yang membangun tensi, titik kumpul di Alfamart Bundaran Alianyang, Trans Kalimantan Ambawang menjadi panggung pembuka. Di sana, aroma kopi sachet dan suara tawa rekan-rekan rider menyambut pagi. Satu jam kemudian, tepat pukul 09.00 WIB, rombongan mulai bergerak, membelah jalanan Trans Kalimantan yang memanjang bagai ular besi di tengah hamparan hijau hutan tropis.

Jalan menuju Sanggau berjalan mulus, aspal memantulkan sinar matahari seperti cermin panas yang menguji daya tahan. Namun di persimpangan Sosok - Ngabang, petualangan mengambil arah baru. Di titik itulah keputusan besar dibuat—berpisah dari rombongan dan melanjutkan perjalanan seorang diri menuju Riam Bondes.

Sendiri bukan berarti sepi. Justru di situlah kisah ini berubah menjadi sebuah perjalanan jiwa. Di antara liukan jalanan yang meliuk dan tanjakan yang menggoda nyali, Riam Bondes menyambut dengan gemuruh airnya. Suasana mistis khas hutan Kalimantan berpadu dengan semangat yang membara dalam dada. Tak berhenti di situ, pendakian dilanjutkan menuju puncak Bukit Talogah—sebuah mahkota hijau yang memanggil para pengembara untuk menaklukkannya.

Langkah demi langkah, roda demi roda, tanah liat yang licin dan akar-akar yang mencuat menjadi tantangan yang tak bisa dianggap remeh. Namun semua itu terbayar lunas ketika akhirnya puncak Bukit Talogah ditapaki. Dari ketinggian, lanskap Kalbar terbentang luas, seakan alam tengah memberi pelukan hangat kepada mereka yang berani menaklukkannya.

Momen itu, meski tanpa sorak-sorai keramaian, adalah perayaan jiwa. Di antara kabut yang perlahan turun dan sinar matahari sore yang menari di sela pepohonan, petualangan ini menjadi kisah yang akan terus dikenang—tentang keberanian memilih jalan sendiri, tentang keindahan Kalimantan yang tersembunyi, dan tentang semangat brotherhood yang tetap menyala meski berjauhan.

Dan begitulah, dari jalanan berdebu Trans Kalimantan hingga ke puncak sunyi Talogah, sebuah kisah petualangan terukir—bukan hanya di medan yang dilalui, tapi juga dalam hati sang pengendara.



#honda #hondact125 #bukittelogah