Fenomena Gerhana, Ingin Agar Kita Kembali Takut Hanya Kepada Allah Saja

Опубликовано: 03 Октябрь 2026
на канале: Wahdah TV Sulsel
36
1

Fenomena Gerhana, Ingin Agar Kita Kembali Takut Hanya Kepada Allah Saja

Jangan Takut! Lakukan Ini Saat Gerhana Bulan 8 November 2022
Ust. Saifullah bin Anshor, Lc., M.H.I.
🕌 Masjid Anas bin Malik STIBA Makassar

Dewan Syariah Wahdah Islamiyah mengimbau kepada seluruh anggota Wahdah Islamiyah di seluruh wilayah dan daerah serta kaum muslimin secara umum
untuk memperhatikan hal-hal berikut:
1. Salat gerhana hukumnya sunah muakadah menurut jumhur ulama.
2. Salat gerhana hanya dilaksanakan jika gerhana terjadi di wilayah masing-masing.
3. Menghidupkan beberapa ibadah yang dianjurkan ketika terjadinya gerhana, seperti salat,
memperbanyak zikir, doa, istigfar, sedekah dan amal saleh lainnya.
4. Salat gerhana dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan mengeraskan bacaan surah dalam
salat, dan setiap rakaat dua kali rukuk dan dua kali sujud.
5. Waktu pelaksanaan salat gerhana sudah boleh dilaksanakan sejak awal terjadi gerhana dan
batas akhir pelaksanaanya pada saat berakhirnya gerhana.
6. Disunahkan dilaksanakan secara berjemaah dan boleh dilaksanakan secara sendiri-sendiri,
akan tetapi jumhur ulama memandang lebih utama dilaksanakan secara berjemaah.
7. Disunahkan untuk diserukan kalimat “asshalatu jaami’ah” pada saat hendak dilaksanakan
salat gerhana dan tidak disyariatkan pelaksanaan azan dan ikamah.
8. Tata Cara Salat Gerhana:
Imam berdiri bertakbir lalu membaca surah al-Fatihah dengan menjaharkannya lalu membaca
surah yang panjang, lalu rukuk dengan rukuk yang lama meskipun lebih pendek dari ketika
berdiri membaca surah, lalu bangkit dari rukuk dengan mengucapkan: “Sami’allahu liman
hamidah, rabbanaa walakal hamdu”. Lalu berdiri dengan berdiri yang lama dengan membaca
surah al-Fatihah dan surah lainnya meskipun lebih pendek dari berdiri yang pertama. Lalu
rukuk dengan rukuk yang lama meskipun lebih pendek dari rukuk yang pertama, lalu sujud
dengan sujud yang lama, kemudian duduk di antara dua sujud, kemudian sujud dengan sujud
yang lama. Kemudian melanjutkan salat di rakaat kedua seperti pada rakaat yang pertama
dengan dua kali rukuk yang panjang dan dua kali sujud yang panjang seperti yang dilakukan
pada rakaat pertama kemudian tasyahud lalu salam.
9. Setelah melaksanakan salat gerhana disunahkan berkhotbah kepada para jemaah dengan
memberikan peringatan kepada mereka agar tidak lalai dan hanya takut kepada Allah, serta
memerintahkan mereka untuk memperbanyak doa dan istigfar.
10. Jika telah selesai salat sebelum berakhirnya gerhana, maka dianjurkan untuk berzikir kepada
Allah dan berdoa hingga berakhirnya gerhana dan tidak perlu mengulang salat. Dan jika
gerhana telah berakhir pada saat sementara salat, maka salat tetap dilanjutkan hingga selesai
meskipun tidak memperpanjang lagi salatnya.
11. Tidak dianjurkan mengqada salat gerhana jika gerhana telah berakhir sebelum salat.

*Untuk daerah Sulawesi Selatan*, waktu ideal Salat Gerhana adalah bakda magrib sampai berakhirnya gerhana
(20.49 Wita)


sumber : ‪@STIBATV‬ ​