Bapak/ Ibu CGP, kompetensi berikutnya dalam pembelajaran sosial dan emosional adalah
kompetensi kesadaran sosial (social awareness). Jika dalam dua kompetensi sebelumnya, kita
diminta untuk memiliki pemahaman dan kemampuan mengenal serta mengelola diri sendiri,
maka dalam kesadaran sosial ini kita diharapkan membangun kemampuan untuk
menempatkan diri dan melihat perspektif orang lain.
Secara spesifik kita akan membahas mengenai keterampilan berempati. Empati merupakan
kemampuan untuk mengenali dan memahami serta ikut merasakan perasaan-emosi orang
lain sehingga dapat melihat perspektif sudut pandang orang lain. Baru setelah kita mampu
melihat dari kaca mata orang lain, kita dapat menghargai dan memahami konteksnya. Apa
saja yang mendasari perilaku, sikap dan cara berpikir orang tersebut. Bob dan Megan
Tschannen-Moran (2010) menggambarkan empati sebagai sikap menghormati, tidak salah
memahami dan mengapresiasi pengalaman orang lain