Ternyata Seni Ormatan Tarawangsa Abad ke-15 Sudah Ada

Опубликовано: 17 Июнь 2026
на канале: prabunews channel
66
6

Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:
   / @prabunews  

Prabunews - Halo Sobat Prabu semua, berikut kelanjutan deskripsi penjelasan tentang Seni Ormatan Tarawangsa    • Tarawangsa #5 "Ketradisian Dalam produktif...  

Instrumen Tarawangsa bisa membawa setiap orang yang mengikutinya untuk mengeluarkan emosi-emosi tertentu, baik itu riang, sedih, hingga tak sadarkan diri. Tarawangsa bisa menjadi media untuk menyalurkan emosi.
Seni Ormatan atau seni dalam Hormat menghormati atau saling menghargai yang artinya menghormati kepada syariat dan hakekat artinya hakekatnya kepada Alloh SWT dan syareatnya kepada kita semua menghormati sesama tidak ada bangsawan, tidak ada menak, jabatan atau pangkat semuanya sama.

Masyarakat yang turut menari/tarian tarawangsa gerakannya bisa seperti apa tergantung yang mendampinginya, ada yang seperti pencak, ada juga yang berlari-lari ada pula gemulai dan laina2 tdak apa2 karena memang ada dulunya/kake buyutnya seperti Eyang pasir Dogdog atau yang sering sebut-sebut Pangersa Eyang singa lanto yang sering menari dengan gerakan seperti pencak silat dengan gaya lucu yaitu selalu mengangkat kakinya sebelah ketika melakukan gerakan pencak silat…..

Tradisi seni Tarawangsa ada suatu aturan tersendiri dari prosesi keprosesi lainnya ataupun tahapan demi tahapan berikutnya, Ada tatakrama beserta kesakralannya yang serat akan pitutur atau aturan turun temurun hingga sekarang tetap lesatari beserta kandingan-kandungan spiritualitas dan filosofinya.

Adapun Sapuratina atau sesaji/ Sasajen sebagai salah satu perlengkapan yang selalu ada ketika pertunjukan tarawangsa yang banyak memiliki symbol-simbol khusus dalam keterikatannya dengan dirikita sendiri, dengan semesta alam beserta segala isinya, juga sebagai simbol berserah diri kepada Illahi dan hanya kepada Nya lah kita kembali...

Adapun seperti patung kepala laki-laki dan perempuan akan tetapi bagian wajahnya yang terlihat bagian lainnya sepeti rambut dan bagian kepala belakang terbungkus kain. Patung tersebut terbuat dari kayu hal itu merupakan ciri khasnya dalam seni pertunjukan tarawangsa, yakni patung perempuan disimbolkan sebagai Nyai Sri dan patung laki-laki sebagai Eyang Jatisarana.

Nyai Sri merupakan simbol padi dengan tugas dan pengurusannya untuk hidup berkehidupan beserta keilmuan pengetahuannya yakni semakin padi menguning atau semakin banyak biji-bijinya maka semakin menunduk begitupun dalam kehidupan diri kita smakin banyak ilmu pengetahuan beserta kepunyaannya seperti harta, tahta, mahkota maka harusnya semakin nunduk artinya tidak ada kesombongn dan tetap tunduk kepada sang Pencipta.

Sedangkan patung laki-laki disimbolkan sebagai artos/ uang ataupun harta lain yaitu sesuatu yang penting untuk melengkapi keberadaan Nyai Sri artinya harus selaras saling silang dan tidak bisa ditinggalkan satu sama lainnya realitanya tdk akan bisa jikalau salah satunya tidak ada, diumpamakan beras atau tdk makan beras/pangan, walaupun banyak uang tetap harus makan siapapun kita, tdk akan ada tenaga/energi tanpa makan beras/makan.

Kemenyan yang dibakar dalam parukuyan sebagai simbul sebuah interaktif media komunikasi misalnya jika kita berniat dan bermaksud lalu diungkapkan dalam hati sambil membakar kemenyan tersebut timbulah asap dan asap itu akan mneuju ke atas terbawa oleh 2 MalaIkat yakni Malaikat rohmat & Laknat untuk menyampaikn kepada Alloh SWT bahwasannya keinginan umat Mu dalam hal kebaikan akan disampaikan oleh Malaikat Rohmat sedangkan Malaikat Laknat menyampaikan hal keburukan dalam hal ini keburukan yakni sebuah ujian/cobaan.

Tarawangsa disebut juga dengan nerwang kepada yang Maha Esa mendekatkan diri agar langsung melihat lebih dekat untuk lebih mengingat kepada Tuhan YMS, untuk tau diri, menyadari bahwa Tuhan YMS itu maha segalanya, maha Agung maha wenang atau yang terkandung dari asmaul husna/ nerawang juga harus ada aturan dan tatacaranya sesuai petunjuk rosulnya agar lebih terarah dan tidak menyimpang.
Cipta Karsa gerak & suara menjadikan spiritualitas tinggi upaya Pencapaian lebih dekat lg dengan Ilalahi

#sundaland #ethnomusicology #tarawangsa
#sumedangjawabarat #slefisara #traditionalmusic #artist #like #culture #indonesia #budayasunda #ethnomusic #sound #heritage #ethnos #music #festival #ethnomusic #ethnomusicology #ethno #musiketnik #instrumenmusik #worldmusic #traditionalmusic #traditionaldance #wonderfulindonesiaku #nagarawangi #nusantara #rancakalong

#sejarahbudaya #worldmusic #documentary #sumedangjawabarat #sundanesemusic #budayasunda