PERSUKUTUAN YANG ABADI - Yesus Menyucikan Umat-Nya Agar Dapat Bersekutu dengan-Nya Secara Kekal

Опубликовано: 16 Май 2026
на канале: GBMG Duta Injil Malang
27
2

PERSEKUTUAN YANG ABADI
(1 Yoh 1:5-10; Efe.5:9)


Kebenaran hanya bersumber dari Allah sebab Dialah kebenaran. Dunia mengakui bahwa Allah itu Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Hadir, Maha Tahu, Sang Pencipta, tetapi mereka tidak menyembah-Nya, mereka membuat allah mereka sendiri dengan berbagai-bagai bentuk dan rupa (Roma 1:18-32). Namun, ada satu sifat Allah yang tidak mungkin akan dimiliki oleh allah lain yaitu TERANG. Terang ini menunjukkan kesucian dan kekudusan Allah, dengan kata lain tanpa dosa / tidak berdosa. Sungguh dunia sudah disesatkan oleh setan / Iblis sehingga manusia keluar dari Allah dan hidup dalam dosa dan kegelapan, hingga disaat Yesus Kristus datang menghadirkan terang bagi dunia, banyak manusia sudah berbalik dan kembali kepada Allah.
WUJUD TERANG ? hanya akan membuahkan ini kepada manusia (Efe.5:9):
Kebaikan (segala sesuatu yang baik kepada Tuhan, sesama dan diri sendiri)
Keadilan (hanya membela apa yang benar)
Kebenaran (koinonian (Yn) = kebaikan hati, simpati, selalu tepat dan tidak melanggar apa yg sudah Tuhan tetapkan)


(Metteu (Yn) = bersekutu dengan Allah, Jika kita yang sudah percaya dan diselamatkan ini beroleh persekutuan dengan Allah namun kita masih ingin tetap tinggal dalam kegelapan dan dosa berarti kita sudah berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Persekutuan itu bersifat kekal, selama-lamanya. Ketika kita datang kepada Tuhan, Tuhan mau menguduskan kita dulu agar kita dapat masuk dalam hadirat-Nya, manfaat dari persekutuan dengan Tuhan selama tinggal di dunia ini.