🔴 SELAMAT DATANG DI TITIK BIRU 🔴
Punya masalah yang ingin diadukan? Butuh tempat untuk berbicara dan didengar? Di sini, kami memberikan ruang bagi siapa saja yang ingin menyampaikan keluh kesah, berbagi cerita, atau mencari solusi bersama.
💬 Apa yang bisa kamu adukan?
✔️ Karier & pekerjaan
✔️ Isu sosial & masyarakat
✔️ Apa pun yang mengganggu pikiranmu
📩 Cara menghubungi kami:
📩 DM Instagram: https://www.instagram.com/dewanperwak...
Kami akan memilih beberapa cerita untuk dibahas di video kami (dengan atau tanpa identitas, sesuai keinginanmu). Suaramu penting, dan kami siap mendengarkan!
Jangan lupa subscribe dan nyalakan notifikasi 🔔 biar nggak ketinggalan cerita menarik lainnya!
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengecer-pengecer elpiji 3 kilogram akan dijadikan subpangkalan. Subpangkalan itu nantinya akan dibekali sistem sehingga Kementerian ESDM dan Pertamina bisa memonitor harga di tingkat konsumen. “Tujuannya apa? Mereka (subpangkalan) ini akan kami fasilitasi dengan IT, supaya siapa yang beli, berapa jumlahnya, berapa harganya, itu betul-betul terkontrol. Supaya niat dari oknum yang tidak sesuai dengan arah tujuan daripada subsidi ini tidak lagi terjadi,” kata Bahlil saat ditemui di pangkalan elpiji di Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (4/2/2025). Bahlil menyatakan, proses pengecer elpiji menjadi subpangkalan gratis. Pemerintah akan membiayai digitalisasi subpangkalan. “Nanti Pertamina dengan ESDM akan membekali mereka sistem aplikasi dan proses mereka menjadi sub pangkalan tidak dikenakan biaya apapun, bahkan kami akan proaktif mendaftarkan mereka menjadi bagian formal agar mereka bisa menjadi UMKM,” ujar Bahlil.