Takbir keliling Gabus
Merupakan Exspresi Kesenian Orang Gabus.
Mulai dari Hentakan Aksen Takbir
sampai dengan coretan hitam di dahi
adalah kalimat-kalimat estetika
yang menunjukkan kemampuan
untuk melihat partikel kehalusan
yang tidak mungkin dapat dilihat
diruang hitung material.
Takbir keliling Gabus
merupakan peristiwa nilai
di mana keragaman karakter indifidu
perlahan berproses menuju kesamaan kelompok
yang menyatu pada sebuah kesepahaman nilai
setelah itu diharapkan mengarah pada
cita-cita kearifan
yang kemudian dapat menjadikan
asupan kekuatan karakter Bangsa
Takbir Keliling Gabus
adalah fluktuasi kekerabatan
yaitu sebuah pergerakan
dalam gelombang kebersamaan
yang diarahkan mengerti pada perbedaan profesi,
perbedaan kepentingan,
perbedaan sumberdaya sehingga
dapat menumbuhkan empati yang menyetujui
kata gotong royong sebagai universalitas teriakan
dari himpitan kekejaman budaya materialisme
Takbir Keliling Gabus
merupakan angka-angka pasti yang terukur
dimana sebuah planing dan struktur tugas
yang mengeksekusi rencana sederhana
ketika dibiasakan dan di kontrol secara seksama
Insya Allah dapat diaplikasikan dalam sikap hidup
sehingga tidak tergilas dengan
laju kemajuan jaman
Takbir keliling Gabus
adalah bahasa kegembiraan dan
tangisan rindu dari anak-anak yang
mengenang kesejukan kasih sesama serta
pemberian iklas sebuah pemaafan.