MariaDB adalah sistem manajemen basis data relasional (Relational Database Management System atau RDBMS) yang merupakan hasil pengembangan dari MySQL. MariaDB diciptakan oleh para pengembang asli MySQL sebagai tanggapan terhadap kekhawatiran mengenai masa depan MySQL setelah diakuisisi oleh Oracle Corporation.
Berikut beberapa hal penting tentang MariaDB:
1. Keterbukaan dan Kompatibilitas: MariaDB adalah perangkat lunak sumber terbuka (open source) yang dilisensikan di bawah GNU General Public License (GPL). Ini berarti bahwa MariaDB dapat digunakan, dimodifikasi, dan didistribusikan secara bebas. MariaDB juga dirancang untuk kompatibel dengan MySQL, sehingga aplikasi yang dibuat untuk MySQL dapat dijalankan di MariaDB tanpa banyak perubahan.
2. Performa dan Fitur Tambahan: MariaDB sering kali memiliki performa yang lebih baik dalam skenario tertentu dibandingkan MySQL. MariaDB juga terus mengembangkan fitur-fitur baru yang mungkin tidak ada di MySQL, seperti mesin penyimpanan tambahan, perbaikan performa, dan fitur lainnya.
3. Penggunaan di Berbagai Skala: MariaDB digunakan dalam berbagai skala, mulai dari proyek kecil hingga aplikasi besar yang memerlukan kinerja tinggi dan keandalan.
4. Komunitas Aktif: MariaDB didukung oleh komunitas pengembang yang aktif, yang berkontribusi pada pengembangan, pemeliharaan, dan dokumentasi perangkat lunak ini.
Dengan kata lain, MariaDB adalah alternatif yang kuat dan fleksibel untuk MySQL, terutama bagi mereka yang ingin tetap menggunakan sistem manajemen basis data yang sepenuhnya terbuka dan terus dikembangkan.
Mengelola versi MariaDB di XAMPP di Windows, baik untuk memperbarui (update dan upgrade) maupun menurunkan (downgrade) versinya, memerlukan beberapa langkah manual karena XAMPP tidak memiliki mekanisme bawaan untuk mengelola versi MariaDB. Berikut langkah-langkahnya:
1. Backup Database
Sebelum melakukan upgrade atau downgrade, sangat penting untuk membackup semua database Anda.
Ekspor database: Gunakan phpMyAdmin atau perintah command line untuk mengekspor semua database ke file .sql.
Via command line:
mysqldump -u root -p --all-databases (KURUNG SIKU) alldb_backup.sql
2. Matikan Server MariaDB
Buka XAMPP Control Panel.
Klik tombol "Stop" untuk menghentikan layanan MySQL (di XAMPP, MariaDB diperlakukan sebagai MySQL).
3. Update atau Upgrade MariaDB
A. Download Versi MariaDB yang Diinginkan
Kunjungi situs resmi MariaDB dan unduh versi MariaDB yang Anda inginkan untuk Windows.
B. Ekstrak dan Siapkan MariaDB
Ekstrak file yang telah diunduh ke folder sementara.
Pindahkan folder hasil ekstraksi ke direktori XAMPP, menggantikan folder mysql yang lama di direktori xampp.
C. Konfigurasi
Pindahkan file konfigurasi:
Salin file my.ini dari folder mysql lama (di dalam direktori XAMPP) ke folder mysql yang baru. File my.ini biasanya berisi konfigurasi spesifik yang telah Anda sesuaikan.
Pindahkan Data Directory:
Pindahkan direktori data dari folder MariaDB lama ke folder MariaDB yang baru untuk memastikan semua database Anda tetap utuh.
D. Uji Jalankan MariaDB
Buka XAMPP Control Panel dan mulai kembali layanan MySQL (MariaDB).
Periksa apakah semua database berjalan dengan baik dan tidak ada masalah.
4. Downgrade MariaDB
A. Backup Data dan Konfigurasi
Proses backup sama seperti pada langkah di atas.
B. Unduh Versi MariaDB yang Lebih Lama
Kunjungi situs resmi MariaDB dan unduh versi MariaDB yang lebih lama yang diinginkan.
C. Hapus Folder mysql yang Ada di XAMPP
Buka direktori xampp.
Hapus folder mysql yang ada, atau pindahkan ke lokasi lain sebagai backup.
D. Install Versi Lama
Ekstrak versi MariaDB yang lebih lama.
Pindahkan folder hasil ekstraksi ke direktori xampp dan rename menjadi mysql.
E. Pindahkan Kembali Konfigurasi dan Data
Pindahkan file my.ini dari versi sebelumnya.
Pindahkan direktori data dari versi sebelumnya ke versi MariaDB yang baru.
F. Mulai Kembali MariaDB
Jalankan kembali XAMPP Control Panel dan mulai layanan MySQL.
Pastikan semua database berjalan dengan baik.
5. Testing
Setelah upgrade atau downgrade, lakukan testing pada aplikasi Anda untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik.
6. Restore Database (Jika Dibutuhkan)
Jika ada masalah atau jika Anda memilih untuk tidak memindahkan data lama, Anda bisa mengimpor kembali database dari file .sql yang telah di-backup.
Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa melakukan update, upgrade, atau downgrade MariaDB di XAMPP pada Windows 10 atau Windows 11. Pastikan untuk selalu melakukan backup sebelum melakukan perubahan signifikan untuk menghindari kehilangan data.
Copyright Disclaimer :
Under section 107 of the Copyright Act of 1976.
Every Video, Audio, Teks, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute.
Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.
Copyright © 2024 Dunia MR — All Rights Reserved