Pertunjukan langsung (Live) pada acara Nadira (Nada-Nada di Utara) di Northwood cafe, Bandung
Foto pada video oleh @rizky.nawan
Terima kasih
@eggyresa
@alvinbask
@_ninetwelve
@medidecil
@northwoodbdg
Lyrics:
Pengantar Bambu
Kita tunggu saja di sini
Barangkali tak lama lagi
Tatkala dini hari nanti
Mereka masih bisa kita temui
Bambu-bambu panjanglah terikat rapi
Temaram di ujungnya cahaya api
Alun beralunan derap langkah kaki
Iring beriringan manapun sendiri
Sepanjang jarak tempuh yang tak dekat
debu-debu jalanan melekat erat
Sesekali mereka beristirahat
untuk sekadar menyeka keringat
Silih berganti tak kunjung berhenti
Menempa janji dari hari ke hari
Jalani hidup dengan harapan pasti
Demi tegapnya dua kaki berdiri
Embun-embun bergantung di daun bambunya
Bambu-bambulah tak mudah patah
Turun-temurun berlangsung lama maka dari dulunya tak mudah menyerah
Roda- roda zaman menderu kencang
Bersiul-siul bambu-bambu lantang
Di mana kini kita berada
Di sanalah mereka masih ada
Pengantar bambu tiada ragu
melangkah maju, bambu melaju
Pengantar bambu tiada ingkar
roda berputar, bambu diantar
Berbondong-bondong temaram cahaya api
Lihat! Nampaknya mereka kemari
Betapa beruntung, betapa beruntungnya, betapa beruntung kita di sini