Karya Tari: "BERSILAT"
Koreografer: Alfiyanto _ Wajiwa
Komposer: Robi Rusdiana
Pemain/Penari: Wajiwa Dance Laboratory dan Kelompok Musik Metal Ensemble Tikoro
Tata Cahaya: Dwiki
Dokumentasi: Bagas Tri Saputra
Karya tari Tubuh Silat "Bersilat" dalam proses kreatifnya menggunakan konsep Bisosiasi, yaitu memadukan unsur yang berbeda dan betolak belakang (musik vokal Metal, Pencak Silat, dan penari anak-anak, dan keterlibatan kelompok musik metal menari) untuk menjadi satu kesatuan yang harmoni. Pola garap Kontemporer. Karya ini tidak berfokus pada penyampaian narasi, melainkan pada proses penciptaan.
Karya “Bersilat” ini menghubungkan ritme keras, lembut, dan penuh energi dari musik dengan gerakan yang tajam dan penuh kendali dari silat. Suara lantang dan distorsi dari karakter musik vokal metal berpadu dengan ketegasan dan ketangkasan gerakan, membentuk atmosfer yang Noice, menghentak sekaligus meditatif. Bersilat menggali harmoni dalam perbedaan, menciptakan ruang noice, janggal dan asing bagi penonton untuk merasakan persilangan dari budaya dan estetika yang bertolak belakang.
Proses ini menjadi sebuah ruang edukasi, bagaimana tradisi dapat berinteraksi dengan kekinian, merubah pola pikir dan menarik perhatian generasi muda terhadap ataupun tentang tradisi yang dianggap "kuno", menggali kecerdasan dan kepekaan raga, rasa, pikir, dan imajinasi anak-anak sebagai pemain dalam karya tari "Bersilat" ini.
Karya tari "BERSILAT" ini diciptakan menggunakan Metode Penciptaan "Relasi Artistik" karya Alfiyanto.
#jabarcontemporarydancefestival #jabarjuara #relasiartistik #literasitubuhwajiwa #festival #contemporarydancefestival #silat #pencaksilat #rumahkreatifwajiwa #alfiyanto #tarikreasijawabarat #pencasilat #jcdfest #silat #silatsunda #ppsi #metodepenciptaanrelasiartistik