CURUG RAMBUKASANG
Curug yang memiliki ketinggian 10 meter ini menyimpan potensi wisata alam yang menyejukkan. Letaknya di dataran tinggi di lereng gunung Kumbang ini membuat udaranya masih suci dari polusi. Air yang meluncur di antara bebatuan jatuh disebuah kolam yang lebar berdinding pahatan batu yang kokoh. Kolam sedalam 4 meter bak sebuah telaga. Sampai saat ini, curug Rambukasanga masih dijadikan tujuan wisata tanpa biaya. Sayangnya, untuk mencapai ke lokasi membutuhkan fisik yang prima. Jalan setapak melewati sawah, ladang, dan semak belukar. Tak ada satu pun penunjuk arah yang yang terpasang. Sehingga banyak pengunjung yang tersesat.
Rute perjalanan bisa dilalui dari dua arah. Dari ibu kota kecamatan Ketanggungan, keselatan lewat Baros sampai ke Ciseureuh. Yang kedua dari Larangan. Melewati Pamulian, Kamal terus belok kanan sampai ke Sindang Jaya. Tapi dari kedua rute tadi, lebih gampang jika lewat Larangan yang kondisi jalannya lebih bagus. Curug Rambukasang benar-benar masih alami belum tersentuh penataan. Baik dari masyarakat setempat maupun pemerintah desa. “Kalau pengunjung sekarang sudah banyak yang ke curug, mungkin pada tahu dari facebook dan medsos lainnya. Pada waktu tertentu bisa sampai 50 orang, tapi kebanyakan masih warga Ketanggungan sekitarnya,” kata Tarudin, salah satu warga Grogol. Dia berharap Pemda bisa melirik potensi terpendam ini menjadi salah satu destinasi wisata alam. Salah satu kebutuhan yang mendesak saat ini, minimal adalah akses infrastruktur jalan sebelum sarana lainnya.
#CurugRambukasang #KampungBudayaJalawastu #BrebesVlog