Sama seperti budaya lainnya, budaya Jawa memiliki tradisinya masing-masing. Salah satunya, mereka memiliki kalendernya sendiri. Biasanya, mereka yang masih memegang teguh budaya Jawa akan selalu berpegang pada kalender Jawa atau weton untuk menentukan hari terbaik saat akan melakukan sesuatu.
Misalnya, menentukan tanggal pernikahan, tanggal pindah rumah, atau membuka usaha. Karena adanya penanggalan ini pula, masyarakat Jawa percaya urusan mereka akan lebih mudah dan meminimalkan risiko atau hal buruk yang akan menimpa mereka.
Kalender Jawa memiliki lima hari pasaran
Berbeda dengan kalender masehi yang memiliki tujuh hari, kalender Jawa hanya memiliki lima hari yang disebut dengan pasaran. Nah, Pasaran dalam kalender Jawa yakni Pahing, Pon, Legi, Wage, dan Kliwon.
Biasanya untuk mencari hari baik, prosedurnya adalah dengan menghitung pasaran dan hari masehi. Salah satu cara menghitung weton untuk mendapatkan hari baik.
Jika kamu membutuhkan kalender Jawa untuk membantumu sehari-hari, bisa di order via :
WHATSAPP : 0896 6501 1678
INSTAGRAM : / badriyah.souvenir_solo
FACEBOOK : / badriyah.souvenirsolo
SHOPEE : https://shopee.co.id/badriyahsouvenir
TOKOPEDIA : https://www.tokopedia.com/badriyahsou...
jangan lupa subscribe untuk dapatkan update terbaru serta video menarik kaya gini..
Reservasi Foto:
📱: 0822 7997 8877 (WA)
#belumkesinibelumkesolo #HOUSEOFBADRIYAHNYATAJADULNYA!
/ hobstudiosolo
#hobstudiosolo
___________________________________________
Jangan lupa LIKE dan SUBSCRIBE serta nyalakan notifikasinya untuk dapatkan update menarik dari Channel ini.
___________________________________________
Kunjungi kami disini:
INSTAGRAM
/ hobstudiosolo
FACEBOOK
/ hob.solo
EMAIL
[email protected]
WEBSITE
https://hobstudio.business.site/