Varietas INPARI 32.
Adalah jenis padi yg mempunyai potensi Hasil Tinggi, Sehingga Tak heran Jika Sampai Saat ini Masih Menjadi Pilihan dikalangan petani untuk Dibudidayakan, baik di lahan irigasi maupun Tadah hujan.
INPARI mempunyai Arti Inprida padi sawah irigasi Yg dibuat oleh BPSP Dengan Tujuan Mempunyai Potensi hasil yg tinggi Dan Rendemen Beras Tinggi.
Adapun Kelebihan INPARI 32 Disamping Umur Panen Yg tidak terlalu Lama Hanya sekitar 90 HSt, Juga Irit Akan Pupuk. Namun Mempunyai Sdikit kekurangan Yaitu Batang Kurang kokoh / mudah Tumbang. Apalagi Jika Ditanam Di musim hujan.
#Tips_Sederhana_Agar_Tidak_Mudah_Roboh.
1). Pada Saat Pindah Tanam Bisa Di oplos / Di campur dg Padi Jenis lain Yg mempunya Karak Batang pendek, kaku , dan mempunyai Umur panen Sama. baik dg padi varietas maupun padi Galur.
2). Dengan metode Pemupukan Pengurangan Unsur Nitrogen / UREA Minimal 50 %. dan Peningkatan Pupuk
Unsur Kalium & Phospat Minimal 30 %.
_ Unsur Nitrogen = Urea , ZA.
_ Unsur Kalium = KCL.
_ Unsur Phospat = TSP, TSP36, atau FERTIPOS.
3). Penyemprotan Dg Nutrisi Harga makro Disaat Padi Masa generatif , malai Menunduk Dan 10 Hari Sebelum Panen. Dg Silika Cair , KCL cair , Pupuk MKP / Mono kalium Phospat.
Misal = Biomax , MKP merah , KNO Merah. Dll.
Silika Cair = Air Rendaman semen.
✓. TAKARAN KEBUTUHAN PUPUK STANDAR PADI / HEKTAR.
_ UREA / NITROGEN = 200 Kg.
_ NPK / PHONSKA = 200 Kg.
_ TSP / TSP36 = 150 Kg.
_ KCL / Kalium. = 100 kg.
#TANI_MANDIRI_CHANEL.
👉klik wa.me/+6285279462691.