Nyai Blorong adalah salah satu tokoh mitologi Jawa yang terkenal dalam cerita pesugihan atau kekayaan instan melalui jalan gaib. Ia digambarkan sebagai sosok wanita cantik dengan tubuh bagian bawah berupa ular. Dalam beberapa versi cerita, ia dikaitkan dengan Ratu Kidul, penguasa Laut Selatan, sebagai panglima atau putri angkatnya. Menurut kepercayaan masyarakat, Nyai Blorong dapat memberikan kekayaan besar kepada mereka yang berani melakukan perjanjian dengannya. Namun, kekayaan ini bukan tanpa syarat dan konsekuensi yang berat. Tukar Nyawa untuk Kekayaan Dalam cerita pesugihan ini, harta yang diberikan oleh Nyai Blorong sebenarnya berasal dari emas atau permata yang muncul secara gaib. Namun, kekayaan ini tidak gratis. Konsekuensinya adalah setiap beberapa waktu, si pemilik pesugihan harus menyerahkan nyawa manusia sebagai tumbal. Biasanya, tumbal tersebut bisa berupa anggota keluarga atau orang terdekat.