FILM PENDEK FLS3N (MEMAYU)

Опубликовано: 09 Сентябрь 2026
на канале: SMKN 1 PUHPELEM
319
25

"Memayu Hayuning Bawana" mengandung makna yang sangat dalam, yaitu usaha untuk memperindah dan memberikan kebaikan pada dunia ini, agar tercipta kesejahteraan bagi seluruh kehidupan di bumi. Kegiatan Gio yang mengabadikan gambar di tempat yang gersang, bekas penebangan hutan, membuatnya sadar akan pentingnya keberlanjutan alam dan ingin mengembalikan kesuburan serta keharmonisan alam yang hilang.
Filosofi yang dia terima dari kakek dan dalang tentang gunungan wayang kosong sangat relevan, karena dalam wayang, gunungan sering kali digunakan untuk menggambarkan alam semesta. Gunungan yang kosong menggambarkan keadaan alam yang tandus atau rusak, yang seolah-olah tidak ada kehidupan. Namun, dengan usaha Gio untuk menanam bibit tanaman, setiap tindakan kecilnya menjadi simbol dari pemulihan, menciptakan kehidupan baru, dan memperindah alam kembali.
Warna-warni yang semakin muncul di corak gunungan wayang ini juga memberikan gambaran tentang bagaimana kehidupan yang kembali tumbuh di alam dapat memberi dampak positif yang terlihat, baik secara simbolis maupun nyata. Setiap bibit tanaman yang ia tanam menggambarkan bagian dari upaya kolektif untuk mengembalikan keseimbangan alam, serta menggambarkan perubahan positif yang bisa dihasilkan oleh individu jika mereka peduli dan berusaha.
Tindakan Gio ini menggambarkan filosofi "Memayu Hayuning Bawana" dengan cara yang sangat konkret: memperbaiki dan memperindah dunia dengan melakukan kebaikan untuk alam, dengan niat baik dan upaya yang penuh perhatian terhadap keberlangsungan hidup di bumi.