Polisi Menembakkan Gas Air Mata Membubarkan Demo di Semarang Mengakibatkan Massa Berlarian ke Mal

Опубликовано: 02 Ноябрь 2024
на канале: TribunnewsWIKI Official
2,032
10

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi unjuk rasa yang membawa sejumlah isu terkini termasuk Pilkada 2024 di Kota Semarang pada Senin (26/8) berakhir ricuh.

Menjelang malam, massa tak kunjung bubar membuat petugas kepolisian menembakkan gas air mata dan water canon.

Gas air mata ini pun membuat massa berlarian bahkan masuk ke dalam mal di dekat lokasi untuk berlindung.

Suasana di dalam mal pun berubah menjadi tempat evakuasi sementara bagi para massa aksi.

Bukan hanya mahasiswa saja, gas air mata juga berdampak pada warga sekitar hingga anak-anak.

Gas air mata yang terbawa angin bahkan masuk ke area perkampungan warga.

Mobil ambulans pun bersiaga untuk membawa para peserta aksi yang terluka.

Selain karena water canon dan gas air mata, peserta aksi juga terluka karena dipukul oleh aparat.

Adapun massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Jawa Tengah Menggugat (GERAM) sempat terlibat aksi saling dorong dengan polisi.

Mereka berupaya untuk masuk ke Gedung DPRD Kota Semarang untuk melakukan sidang rakyat.

Massa yang berasal dari elemen mahasiswa, masyarakat sipil hingga pelajar ini berusaha untuk merusak pagar gedung DPRD.

Pendamping Hukum GERAM, Tuti Wijaya mengungkapkan, ada sebanyak 33 peserta aksi demo yang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Mereka mengalami sejumlah keluhan seperti sesak nafas hingga kepala bocor.

Hal ini imbas dari gas air mata dan water canon yang membuat massa aksi terlempar.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tembakkan Puluhan Gas Air Mata, Pedemo di DPRD Kota Semarang Kocar-kacir", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2024....
Editor Video: Gina tri pamungkas
Uploader: Aditya Wisnu Wardana