Ludwig Wittgenstein merupakan filsuf kelahiran Austria yang kemudian melanjutkan studinya di Inggris. Karya awalnya, Tractatus-Logico-Philosophicus memiliki pengaruh yang sangat besar dalam gerakan Lingkaran Wina, terutama Ruldof Carnap dan Moritz Schick.
Dia adalah seorang murid Bertrand Russell, salah seorang filsuf Inggris ternama di Universitas Cambridge, yang sangat memengaruhi pandangan kemudian. Wittgenstein mengajar di Trinity College, Cambridge dan sampai akhir hayatnya tinggal di kota ini.
Wittgenstein adalah penulis Tractatus Logico-Philosophicus yang merupakan sumber inspirasi kaum logis-positivis dalam hal analisis antara pernyataan yang bermakna dengan pernyataan yang tidak bermakna. Dia menjelaskan ini melalui teori pemaknaan yang dikenal sebagai teori gambar. Dalam karyanya kemudian, Philosphical Investigations, dia mengoreksi pandangan awalnya dalam Tractatus dan lebih menekankan pendekatan holistik-praktis dalam pendekatan terhadap persoalan bahasa. Pandangan ini memengaruhi para filsuf yang menganut paham ordinary language philosophy, seperti Gilbert Ryle.
Jangan lupa untuk subscribe dan like, support kami terus. Semoga Bermanfaat
Sumber : School Of Life
“Jangan Mengebiri diri dengan fana intuisi, mulai dari sekarang baca dan lihatlah situasi”