Untuk mendorong kemajuan wisata di wilayah Pangandaran, Pemerintah Pangandaran membangun jalur wisata dari Pangandaran – Cikembulan – Karangtirta - Batu Hiu – Batukaras - Madasari, selain akses wisata terintegrasi menjadi satu jalur, jalan yang dibuka tersebut merupakan jalur pesisir, mempunyai potensi wisata yang bagus dan daya tarik tersendiri, sehingga diharapkan muncul tempat-tempat wisata baru guna memecah pariwisata agar tak terfokus hanya di Pantai Pangandaran saja.
Untuk mendorong kemajuan wisata di wilayah Pangandaran, Pemerintah Pangandaran membangun jalur wisata dari Pangandaran – Cikembulan – Karangtirta - Batu Hiu – Batukaras - Madasari, selain akses wisata terintegrasi menjadi satu jalur, jalan yang dibuka tersebut merupakan jalur pesisir, mempunyai potensi wisata yang bagus dan daya tarik tersendiri, sehingga diharapkan muncul tempat-tempat wisata baru guna memecah pariwisata agar tak terfokus hanya di Pantai Pangandaran saja.
Pantai Madasari idealnya menjadi destinasi wisata penutup, saat anda berkunjung ke pantai-pantai yang ada di Pangandaran, khususnya setelah berkunjung ke Pantai Batu Hiu Pangandaran, atau Green Canyon Pangandaran.
Maksud menjadi wisata penutup adalah menjadikan lokasi Pantai Madasari menjadi tempat untuk menginap. Tetapi, hal tersebut bukan menjadi sebuah pertanda ada penginapan di Pantai Madasari.
Lokasi Pantai Madasari terletak setelah Pantai Batu Hiu Pangandaran, dan Green Canyon Pangandaran. Adapun alamat Pantai Madasari berada di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.
Pantai Madasari merupakan Pantai Pangandaran yang masih asri, dan pengelolaannya masih di bawah pemerintahan desa setempat. Namun fasilitas pokok seperti toilet, area parkir, sudah tersedia di kawasan tersebut.
Jalan penghubung Objek Wisata Pantai Madasari dan Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran sekarang sudah bisa dilewati. jarak tempuh dari Pantai Batu Karas menuju Pantai Madasari dan sebaliknya hanya sekitar 15 menit saja.
Jalan yang dibangun dulunya merupakan jalan setapak melewati hutan yang digunakan oleh masyarakat sekitar saja. Namun kini jalan dibangun dengan lebar 6 meter.