Siapa ISIS, Syiah, dan Wahabi ?
1. ISIS (Islamic State Of Iraq and Sham) atau Negara Islam Iran dan Syam (Syiria) adalah salah satu kelompok Terroris berpaham Khawarij
Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah rahimahullah menyebutkan dalam Majmu’ul Fatawa (XIX/73) sebagian dari ciri-ciri Khawarij, yaitu :”Mereka itu suka mengkafirkan (kaum muslimin) karena dosa-dosa dan keburukan (yang dilakukan). Akibatnya, mereka menghalalkan darah dan harta kaum muslimin”.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menerangkan mengenai Khawarij dalam Minhajus Sunnah an-Nabawiyyah (V/247) : “Tak ada yang lebih jahat dan keji terhadap kaum muslimin melebihi kaum Khawarij, tidak Yahudi ataupun Nasrani. Itu karena Khawarij sangat bersemangat untuk membunuh setiap muslim yang tak sependapat dengan mereka. Mereka menghalalkan darah dan harta kaum muslimin, membunuh anak-anaknya, dan mengkafirkan kaum muslimin. Mereka melakukan semua itu dengan anggapan sebagai ajaran agama, karena kebodohan dan bid’ah mereka yang menyesatkan”.
2. Syiah menurut etimologi bahasa arab bermakna pembela dan pengikut seseorang, selain itu juga bermakna setiap kaum yang berkumpul diatas suatu perkara. (Tahdzibul Lughah, 3/61 karya Azhari dan Taajul Arus, 5/405, karya Az-Zabidi)
Adapun menurut terminologi syariat, syiah bermakna mereka yang menyatakan bahwa Ali bin Abu Thalib lebih utama dari seluruh sahabat dan lebih berhak untuk menjadi khalifah kaum muslimin, begitu pula sepeninggal beliau (Al-Fishal Fil Milali Wal Ahwa Wan Nihal karya Ibnu Hazm)
Syiah menuhankan Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu serta mengkafirkan para sahabat
Syaikhul-Islâm Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :
"bahwa Syi’ah itu buatan kaum zindiq munafik, yang pada masa ‘Ali zhidup, beliau telah membakar sebagian dari mereka dan sebagian lagi melarikan diri dari pedang beliau".[Minhâjus Sunnah 1/11].
3. Wahabi, Pendiri Wahabi adalah Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum wafat 211 H. Bukan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab wafat 1206 H
Sebenarnya, Al-Wahabiyah merupakan firqah sempalan Ibadhiyah khawarij yang timbul pada abad ke 2 (dua) Hijriyah (jauh sebelum masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab), yaitu sebutan Wahabi nisbat kepada tokoh sentralnya Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H. Wahabi merupakan kelompok yang sangat ekstrim kepada ahli sunnah, dan sangat jauh dari Islam.
Imam Al Winsyarisi pernah menyebutkan fatwa Imam Al Lakhmi (Salah Satu Ulama Ahlussunnah) dalam kitabnya “Al Mi’yar Al Mu’rib Fi Fatawa Ahli Al Maghrib” bahwasanya Imam Al Lakhmi menyesatkan Firqah Wahhabiyyah. Al Winsyarisi menyebutkan:
سئل اللخمي : عن أهل بلد بنى عندهم الوهابيون مسجداً ، ما حكم الصلاة فيه ؟
Imam Al Lakmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, Bagaimana hukum shalat didalamnya?
Maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab:
خارجية ضالة كافرة ، قطع الله دابرها من الأرض ، يجب هدم المسجد ، وإبعادهم عن ديار المسلمين
“Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh khawarij yang sesat,semoga Allah menghancurkan mereka, masjidnya wajib untuk dihancurkan dan wajib untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin “(Fatwa Al Lakhmi ini disebutkan oleh Al Winsyarisi dalam kitabnya Al Mi’yar Al Mu’rib Fi Fatawa Ahli Al Maghrib pada jilid 11 Hal. 168)
perkataan Al Faransi dalam kitabnya “Al Firaq Al Islamiyyah Fii Syamaal Ifriqiiyaa”:
فقرأ أحدهم : الوهبية أو الوهابية فرقة خارجية أباضية أنشأها عبد الوهاب بن عبد الرحمن بن رستم ، الخارجي الأباضيّ ، وسميت باسمه وهابية ، الذي عطّل الشرائع الإسلامية ، وألغى الحج ، وحصل بينه وبين معارضيه حروب
“Diantara mereka mengatakan: Al Wahbiyyah ataupun Al Wahhabiyyah sebuah firqah (kelompok) khowarij Ibadiyyah yang di dirikan oleh Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum, seorang khawarij ibadiy, Dinamakan Wahhabiyyah karena sesuai namanya, dia adalah orang yang membatalkan syariat syariat islam. Dan meniadakan kewajiban haji, dan telah banyak peperangan yang terjadi antara dia dan penentangnya.
Dan Al Faransi juga mengatakan lanjutan dari perkataan sebelumnya:
المتوفى عام 197 هـ ، بمدينة تاهرت بالشمال الأفريقي
“(Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum) wafat pada tahun 197 H, di kota tihert di Afrika Utara”
Sehingga firqah wahhabiyyah muncul dari tihert Afrika Utara sejak Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab belum lahir, dan bukanlah dari Saudi terlebih lagi dari nejd untuk menuduh Muhammad Abdil Wahhab sebagai Wahhabi sesat.
#fitnahwahabi #wahabi #syaikhmuhammadbinabdulwahab #abdulwahabbinabdurahmanbinrustum #tauhid #sunnah #kjawarij #syiah #sufi #isis #tuduhanwahabi
https://aslibumiayu.net/3368-pendiri-...
http://www.alamiry.net/2013/11/member...
Baca selengkapnya https://muslim.or.id/8770-sejarah-kem...
Baca Selengkapnya : https://almanhaj.or.id/7059-isis-dan-...