BPDP dan Bapeltan Jambi Latih Petani Sawit Sarolangun Angkatan III, IV Dan V

Опубликовано: 16 Июль 2026
на канале: BAPELTAN JAMBI
152
7

Perkebunan memiliki peran penting dan berpotensi besar dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Kebijakan pembangunan perkebunan pertanian fokus kepada komoditas perkebunan yang sangat berperan besar di bidang ekonomi, sosial maupun lingkungan.

Sumber daya manusia (SDM) mempunyai peran penting dan strategis dalam sistem produksi kelapa sawit. Pengelolaan perkebunan rakyat membutuhkan tata kelola kelembagaan yang baik dengan dukungan SDM yang kompeten.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah melakukan kerjasama dengan UPT Kementan yakni Bapeltan Jambi untuk pengembangan SDM perkebunan kelapa sawit. Pengembangan SDM ini dilakukan dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan oleh Bapeltan Jambi.

Peran Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam Meningkatkan Kualitas Petani Sawit

Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia, menyumbang devisa yang besar dan menyerap jutaan tenaga kerja. Namun, tantangan utama sektor ini terletak pada rendahnya produktivitas kebun sawit rakyat akibat penggunaan benih yang tidak unggul, minimnya teknologi budidaya, dan keterbatasan akses pendanaan. Untuk menjawab tantangan ini, pemerintah membentuk Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai lembaga non-eselon di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas mengelola dana pungutan ekspor kelapa sawit dan produk turunannya.

BPDP juga aktif dalam penyelenggaraan pelatihan dan pendidikan kepada petani sawit, bekerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan dinas pertanian daerah. Pelatihan mencakup teknik budidaya yang baik (Good Agricultural Practices), manajemen usaha tani, serta aspek keberlanjutan dan sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Angkatan III, IV dan V tersebut berlangsung selama 5 hari dari tanggal 30 Juni s.d 04 Juli 2025. Selain belajar di kelas, praktek di lahan praktek Bapeltan Jambi Jambi, juga dilakukan kunjungan lapangan. Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi yang diwakili oleh Katimker Penyelenggara Pelatihan.

Dalam sambutannya, Kepala Bapeltan Jambi yang diwakili Katimker Penyelenggara Pelatihan, Hidayat mengatakan kepada peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius agar yang disampaikan dapat melekat kemudian diimplementasikan di lapangan.

Tujuan Pelaksananan Teknis Budidaya Kekapa Sawit Angkatan III, IV dan V yaitu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, Profesionalisme, kemandirian dan berdaya saing serta meningkatkan kemampuan teknis Budidaya Kelapa Sawit.

Nurcholis selaku peserta sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh BPDP dan Bapeltan Jambi ini sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola kebun mereka nantinya.