Hipotiroid atau kelenjar tiroid yang kurang aktif, terjadi apabila kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Artinya sel tubuh tidak mendapatkan hormon tiroid yang cukup untuk bekerja dengan baik dan metabolisme tubuh pun melambat.
Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di depan leher yang menghasilkan hormon tetraiodothyronine (T4) dan triiodothyronine (T3) yang berfungsi mengendalikan cara kerja tubuh.
Pemeriksaan fisik akan dilakukan oleh dokter dan akan merekomendasikan berbagai tes. Tes darah selalu digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis hipotiroid atau hipotiroidisme ringan.
Tes yang paling sering digunakan yakni pengukuran thyroid-stimulating hormone (TSH) dan thyroxine (T4).
Apabila hasil tes tidak normal, tes antibodi antitiroid dapat menentukan apakah memiliki penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto merupakan kondisi ketika sistem pertahanan tubuh menyerang kelenjar tiroid.
Untuk itu, dr. Rinadhi Reza B, Sp.PD, KEMD - staf divisi endokrin metabolik dan diabetes Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya - RS Dr Saiful Anwar Malang kali ini akan memberikan edukasi terkait "Hipotiroid - manifestasi klinis dan diagnosis" secara detail dan sistematis.
00:00 Introduction
00:17 Topik bahasan
00:26 Definisi Hipotiroid (penyebab)
01:24 Etiologi
05:08 Gejala klinis
06:44 Pemeriksaan penunjang
10:17 Penutup
follow juga our social media
INSTAGRAM : @endometa_indonesia
/ endometa_indonesia
YOUTUBE - Endokrin Metabolik Indonesia
/ endokrinmetabolikindonesia
#diabetesmellitus #Perkeni #fkub #rssa #endometa #diabetes #managediabetes #konsultandiabetes #modultiroid #hipotiroid