Pada saat komoditi teh dan kina menggeliat di Pangalengan, baru tahun 1917 para pemerkasa kesehatan Hindia-Belanda mendirikan asosiasi keperawatan pangalengan/ Vereeniging Pengalengan Ziekenver Plegin V.P.Z.P. Tujuannya untuk memberikan layanan kesehatan kepada para karyawan dan orang-orang Belanda kala itu. Kemudian pabrik teh Pasir Junghuhn didirikan tahun 1930, rumah sakit inipun berubah nama menjadi ziekenhuis Pasir Junghuhn. Penamaan tersebut merujuk kepada jasa Franz Wilhelm Junghuhn sebagi orang yang pertama kali membudidayakan kina di Pangalengan. Rumah sakit Pasir Junghuhn sampai sekarang masih berfungsi tetapi berjalannya waktu pasien yang datang kesini semakin hari semakin berkurang.
Source
KITLV
collectie.wereldmuseum.nl
Rijksmuseum.nl
Pasir Junghuhn Hospital: A Special Architecture Style of Heritage Building Plantation In The Netherlands Indie - Lia Nuralia